Showing posts with label For Palestine. Show all posts
Showing posts with label For Palestine. Show all posts

Karena Kita Bersaudara...

1.6.10
Akhir - akhir ini dunia sedang geger dengan penyerangan Israel terhadap kapal Mav Marmara, kapal yang memuat bantuan kepada rakyat di Gaza, Palestina tersebut diserang. Benar saja, kapal itu mempunyai misi untuk membantu rakyat Gaza yang diblokade oleh zionis Israel. Kapal tersebut beserta kapal - kapal yang lain terdiri dari relawan dari 50 ngara. Indonesia juga termasuk di dalamnya, terdapat 12 WNI turut andil ke sana. Mengapa kita sangat peduli ?, jawabnya hanya satu karena kita bersaudara...


“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu tubuh; apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuh akan sulit tidur dan merasa demam.” (Riwayat Muslim)

“Orang-orang Muslim itu ibarat satu tubuh; apabila matanya marasa sakit, seluruh tubuh ikut merasa sakit; jika kepalanya merasa sakit, seluruh tubuh ikut pula merasakan sakit.” (Riwayat Muslim)

Hadits di atas menerangkan bahwa sesama muslim meiliki ikatan batin yang kuat, termasuk kita terhadap Palestina. Palestina negeri yang terluka, tiap hari rakyat Palestina hidup dalam cengkraman, suatu saat peluru - peluru Israel siap menerpa. Lalu apakah kita hanya diam??, jelas tidak...!!!

Alhamdulillah, banyak warga kita yang membantu mereka, bagi kita yang tidak mampu dengan harta, jiwa dan tenaga, kita hanya bisa mendo'akan. Sebisa mungkin kita membantu. Walaupun jauh, walaupun kita tak mengenal mereka, ikatan batin karena kita sesama muslim jelas merekat dalam hati.

Karena itu, saya menulis ini, untuk mengingatkan kita bahwa ada saudara seiman yang membutuhkan bantuan, begitupun saya hanya bisa menulis ini dan berdo'a semoga Allah memberi kekuatan kepada mereka.

Allahumma ahlikil kafarata wal musyrikin
Allahumma aizzal islama wal muslimin
Wanshuril mujahidina fii masyarikil ardhi wa maghoribiha
Allahummanshur ikhwananal mujahidin fii Filistin

Allahuma anzil alaihim nashron aziza
Allahuma allif baina qulubihim
Tsabit aqdamahum
Afrigh alaihim shobron
Wa ashlih dzata bainihim
Wanshurhum 'ala aduwika wa aduwihim

Read more ...

Fatwa Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al 'Ilmiyah wal Ifta' ( Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa )Tentang Palestina

9.1.09
Peristiwa yang mengenaskan di Palestina membuat Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa mengeluarkan fatwa. mungkin di sini kita dapat melihat bahwa Saudi tidak hanya berdiam diri.

Mari kita simak fatwa dari Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al 'Ilmiyah wal Ifta'


Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan rasul yang paling mulia, nabi kita Muhammad dan kepada keluarga beliau beserta para shahabatnya dan ummatnya yang setia mengikutinya sampai akhir zaman. Wa ba'da;

Sesungguhnya Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al 'Ilmiyah wal Ifta' (Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa) di Kerajaan Saudi Arabia mengikuti (perkembangan yang terjadi) dengan penuh kegalauan dan kesedihan akan apa yang telah terjadi dan sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita muslimin Palestina dan lebih khusus lagi di Jalur Gaza, dari angkara murka dan terbunuhnya anak-anak, kaum wanita dan orang-orang yang sudah renta, dan pelanggaran-pelanggaran terhadap kehormatan, rumah-rumah serta bangunan-bangunan yang dihancurkan dan pengusiran penduduk. Tidak diragukan lagi ini adalah kejahatan dan kedzaliman terhadap penduduk Palestina.

Dan dalam menghadapi peristiwa yang menyakitkan ini wajib atas ummat Islam berdiri satu barisan bersama saudara-saudara mereka di Palestina dan bahu membahu dengan mereka, ikut membela dan membantu mereka serta bersungguh-sungguh dalam menepis kedzaliman yang menimpa mereka dengan sebab dan sarana apa pun yang mungkin dilakukan sebagai wujud dari persaudaraan seagama dan seikatan iman. Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara". (Al Hujurat: 10) dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain". (At-Taubah: 71) dan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar jari-jemari (kedua tangannya)". (Muttafaqun 'Alaihi) dan beliau juga bersabda: "Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh tubuh juga merasakan sakit dan tidak bisa tidur". (Muttafaqun 'Alaihi) dan beliau juga bersabda: "Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak mendzalimi saudaranya, tidak menipunya, tidak memperdayanya dan tidak meremehkannya". (HR. Muslim)

Dan pembelaan bentuknya umum mencakup banyak aspek sesuai kemampuan sambil tetap memperhatikan keadaan, apakah dalam bentuk benda atau suatu yang abstrak dan apakah dari awam muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian, dan yang lain sebagainya. Atau dari pihak pemerintah Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi dibelakang mereka dan membela kepentingan-kepentingan mereka di pertemuan-pertemuan, acara-acara, dan musyawarah-musyawarah antar negara dan dalam negeri. Semua itu termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan yang diperintahkan di dalam firman-Nya: "Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan". (Al Ma'idah: 2)

Dan termasuk dalam hal ini juga, menyampaikan nasihat kepada mereka dan menunjuki mereka kepada setiap kebaikan bagi mereka. Dan diantaranya yang paling besar, mendoakan mereka pada setiap waktu agar cobaan ini diangkat dari mereka dan agar bencana ini disingkap dari mereka dan mendoakan mereka agar Allah memulihkan keadaan mereka dan membimbing amalan dan ucapan mereka.

Dan sesungguhnya kami mewasiatkan kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta'ala dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana kami mewasiatkan mereka agar bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan dan pertikaian, serta menutup celah bagi pihak musuh yang memanfaatkan kesempatan dan akan terus memanfaatkan (kondisi ini) dengan melakukan tindak kesewenang-wenangan dan pelecehan.

Dan kami menganjurkan kepada semua saudara-saudara kami untuk menempuh sebab-sebab agar terangkatnya kesewenang-wenangan terhadap negeri mereka sambil tetap menjaga keikhlasan dalam berbuat karena Allah Ta'ala dan mencari keridha'an-Nya dan mengambil bantuan dengan kesabaran dan shalat dan musyawarah dengan para ulama dan orang-orang yang berakal dan bijak disetiap urusan mereka, karena itu semua potensial kepada taufik dan benarnya langkah.

Sebagaimana kami juga mengajak kepada orang-orang yang berakal di setiap negeri dan masyarakat dunia seluruhnya untuk melihat kepada bencana ini dengan kacamata orang yang berakal dan sikap yang adil untuk memberikan kepada masyarakat Palestina hak-hak mereka dan mengangkat kedzaliman dari mereka agar mereka hidup dengan kehidupan yang mulia. Sekaligus kami juga berterima kasih kepada setiap pihak yang berlomba-lomba dalam membela dan membantu mereka dari negara-negara dan individu.

Kami mohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang husna dan sifat-sifat-Nya yang tinggi untuk menyingkap kesedihan dari ummat ini dan memuliakan agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya dan memenangkan para wali-Nya dan menghinakan musuh-musuh-Nya dan menjadikan tipu daya mereka boomerang bagi mereka dan menjaga ummat Islam dari kejahata-kejahatan mereka, sesungguhnya Dialah Penolong kita dalam hal ini dan Dzat Yang Maha Berkuasa.

Dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga serta shahabatnya dan ummatnya yang mengikuti beliau dengan baik sampai hari kiamat.

Diterjemahkan dari http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

Read more ...

Sepucuk Surat Buat Palestina

2.1.09
Serangan brutal yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza benar - benar membuat rakyat Palestina menderita kurang lebih 500 pengeboman telah dilakukan oleh mereka.
Membuat rakyat Palestina tak bisa tidur dengan nyenyak. Kini mereka harus berjaga setiap saat, karena terlelap sedikit bisa saja rudal - rudal zionis Israel menghantam mereka.

Simak kisah hidup seorang keluarga Palestina di bawah ini yang saya ambil dari Arrahmah.com

Kehidupan Abu Anas Al-Banna, Istrinya dan kesepuluh anaknya, tersekat sebuah dinding di rumah kecilnya di kota Gaza.

Mereka seperti dipenjara di rumah mereka sendiri, seperti halnya keluarga-keluarga lainnya di Gaza.


Anak-anak tidak lagi pergi ke sekolah, ayah-ayah mereka tidak lagi keluar rumah untuk bekerja atau sholat berjamaah di Mesjid.

Mereka dibayang-bayangi kematian oleh roket-roket Israel yang siap menghantam kapan saja, dimana saja. Sejak Sabtu (27/12) hingga saat ini, korban gugur di Gaza mencapai 414 orang.

Malam-malam yang Mencekam

Jika matahari terbenam, keluarga Al-Banna berada dalam ketakutan.

“Aku benar-benar merasakan takut di malam hari,” bisik Lina, 14, dari sudut sebuah ruangan.

Saudaranya, Anas, masih berada dalam trauma sejak Israel melancarkan serangan masiv Sabtu lalu, dia terus menggigil di sisi Lina.

“Aku tidak bisa lagi merasakan apapun. Aku seperti kehilangan akal sehat.”

Anak-anak, dahulu terbiasa tidur di ruangan terpisah. Tetapi kini, mereka tidur bersama di satu ruangan.

Anak-anak menutup wajah mereka dengan kain dan menaruh tangan-tangan mereka di telinga untuk menghindari mendengar bom-bom Israel yang mencekam.

“Setiap kali kami mengucapkan selamat malam sebelum tidur, kami tidak pernah tahu apakah besok kami masih bernyawa.” Ujar Al-Banna. (Hanin Mazaya/arrahmah.com)

Kalian lihat ??? Begitu mencekam, roket - roket selalu mengintai. Ini masalah serius bukan hanya untuk mereka, tapi juga untuk kita seluruh Ummat Muslim sedunia.

Dukung mereka, kutuklah Israel jangan biarkan mereka terus menjadi - jadi.
Apa yang bisa kulakukan ? Aku tak mampu kesana untuk berjihad, aku tak mampu untuk berdemo turun ke jalan, juga tak bisa selamanya menginfakkan hartaku.

Yang aku bisa hanya ini menulis untuk mereka dan aku percaya kekuatan do'a mari bersamaku, bersama seluruh Ummat Muslim mari berdo'a.

Allahummaansur Falishtiin...Allahummaansur Falishtiin... Ya Allah !!!!

Mari para blogger kita dukung Palestina dengan menulis artikel tentangnya...
Read more ...